Tampilkan postingan dengan label Financial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Financial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 April 2012

Mempersiapkan Dana Pendidikan


Well…. Dana Pendidikan sudah sering kita dengar kan kalimat tersebut,  anak –anak kita adalah tanggung jawab kita sebisa mungkin kita mempersiapkan pendidikannya harus lebih baik dari kita sebagai orang tua nya. Idealnya dana pendidikan ini sudah di persiapkan saat kehamilan anak – anak kita. Seperti yang kita tahu bahwa inflasi untuk biaya pendidikan sangat tinggi bisa sampai 20% setiap tahunnya. Terus berapa jumlah uang yang di butuhkan saat anak kita menginjak SD – SMP – SMA bahkan Perguruan Tinggi. Kemudian bagaimana dengan orang tua seperti kami yang masih harus ada biaya hidup yang lainnya seperti kepemilikan rumah kendaraan ini itu dsb. Rasa-rasanya bukan Cuma saya aja yang mempunyai permasalahan seperti ini, hmmmmm bukan permasalahan sih ya tapi lebih ke tanggung jawab dan bagaimana kita bisa menyikapi dan bersikap agar semua tujuan bisa tercapai, itu harapannya, Amien. Jadi curhat kemana – mana.. J

Hmmm yang diperlukan dalam dana pendidikan anak itu apa aja sii.. ? mungkin dari kita tahu kebutuhan pendidikan anak – anak kita lebih mengerti atau lebih kebuka pos pos yang diperlukan apa saja.
  1. Playgroup ---- >> 2.5jt
  2. TK ----- >> 3jt
  3. SD ----- > 6jt
  4. SMP ------ >>> 8jt
  5. SMA ----- >> 10 jt
  6. PT ----- >>> 125jt

Untuk Playgroup dan TK usahakan sudah ada tabungan tersendiri yah gak perlu masuk dalam itungan investasi. Baru kemudian untuk yang tingkatan selanjutnya dana bisa di investasikan.
Biaya – biaya itu sendiri apa aja sih yaa dalam pendidikan.. ? instrument2 biaya tersebut antara lain ada
  1. Uang pangkal, uang pangkal cukup besar dibayarkan sekali sebelum masuk sekolah kadang ada yang bisa di cicil kadang ada yang harus cash.
  2. Uang SPP yang di keluaran rutin tiap bulan
  3. Uang Pendukung mungkin kalo kuliah biaya kost makan ( waaahh terlalu jauh yaa mikirnya )
Kalo mau itung – itungan berapa sih kira – kira anak kita pas masuk SD SMP SMA PT uang kuliahnya.. ? masuk aja ke Tujuan Lo apa ada kalkulatornya disitu. Bisa tiba – tiba melotot kalo udah itung – itungan depend.
Ada beberapa pilihan untuk investasi Dana Pendidikan…
  1. Tabungan biasa di Bank cenderung bunganya rendah sehingga kurang memenuhi saat akan di butuhkan di kemudian tahun, initnya tidak berkembang.
  2. Deposito  itu kita  nabung dulu sejumlah uang yang tidak bisa diambil dalam jangka waktu tertentu dan bunganya cenderung lebih besar dari tabungan biasa.
  3. Properti bisa berupa tanah rumah bangunan yang kita beli yang disiapkan untuk pendidikan anak – anak kita kelak. Silahkan dari sekarang mencoba melek ada gak tuh tanah atau bangunan yang kira2 akan laku keras atau harganya cepat naik di beberapa tahun kedepan untuk uang pangkal pendidikan anak.  J
  4. Reksadana merupakan investasi dimana uangnya di kelola oleh sebuah perusahaan manajemen investasi bunganya cukup besar. Sekarang sudah ada reksadana syariah apabila emak – emak kurang sreg dengan reksadana non syariah. Rekasadana bisa dijadikan investasi jangka panjangn dengan jarak watu lebih dari 4 tahun. Bisa langsung meluncur ke Reksadana
  5. Emas menyimpan emas atau kepingan dinar atau logam mulia bisa di simpan sendiri di rumah di safety box bank tertentu yang di persiapkan secara jangka panjang untuk dana pendidikan anak – anak. Emas pun juga merupakan investasi jangka panjang. Karena kalo untuk berapa bulan saja kemudian di jual kembali nilainya cenderung turun. Untuk investasi emas bisa langsung meluncur ke Emas ( rekomendasi suami kalo beli disitu )
Usaha.. bisa gak sii usaha dijadikan instrument investasi.. ?? saya sendiri kurang begitu tahu. Yang saya tahu baru ke lima diatas itu aja gara – gara saya follow @mrshananto jadi melek yang namanya dana pendidikan, oiya kalo kata Mba Wina juga kan biasanya ada tuh asuransi pendidikan ( saya juga punya ) yang di tawarkan oleh bank – bank itu ternyata sangata tidak dianjurkan oleh Mba Wina seorang Financial Planner kita,  itu merupakan unit link. Untuk lebih jelasnya apa itu unit link bisa langsung masuk lagi ke Tujuan Lo apa

Kalo di baca rasa –rasa nya uang keluarga saya udah lebih – lebih aja yaa ( amien alhamdulillah kalo di bilang begitu ), kami hanya keluarga kecil yang baru menata kehidupan sama kok kaya emak – emak yang lain yang punya asa terbaik untuk keluarganya. Kami juga masih menjalani draft ke draft element keuangan dan kehidupan mencoba mencari yang paling pas untuk keluarga kami.

Tapi eee tapiii lepas dari semua itu ingat selalu akan janji ALLAH jika ingin terpenuhi rezekinya. Wamayatawakkallah fahua Hasbu ( QS At Thalaq  : 3 ) Barang siapa yang hatinya bulat tanpa celah, tanpa ada retak, tanpa ada lubang sedikitpun, bulat total penuh kepada ALLAH akan dicukupkan segala kebutuhannya. Dan yakin bahwa ALLAH menjamin rezeki setiap makhluk- Nya. Matematika ALLAH jauh melampaui kita.

Alangkah lebih baiknya lagi rezeki yang sudah diberikan kepada kita, kita atur dengan sebaik- baiknya tanpa pernah meninggalkan sedekah memberi berbuat baik kepada orang lain menolong membantu orang yang bersusah payah. Pokoknya jangan pernah lupa dan lepas dech dari diri kita itu zakat infaq dan shadaqoh dalam bentuk apapun.



---Mrs Rony--



Selasa, 24 Januari 2012

Finansial Planning versi Emak Emak

Pernah saya menulis mengenai finansial Plan.. :) isinya pas saya masih muda, sekarang sudah punya suami sudah punya anak aliranya berubah lagi musti memikirkan anak - anak juga. Bagaimana dua pendapatan bisa jadi satu, bagaimana kita bisa memberdayakan dengan baik pendapatan kita dan bagaimana kita bisa mengelolanya agar semuanya menjadi barokah. Basic, saya bukan dari kalangan keturunan kaya raya dimana kalo pengen sesuatu ya harus nabung dulu. Sama halnya saat saya mau kuliah saya harus nabung rupiah demi rupiah untuk bisa menyelesaikan perkuliahn saya, dimana saya bertekad untuk tidak meminta sepeserpun dari orang tua keluarga maupun suami. Dan sekarang sudah punya anak sudah saatnya memikirkan anaknya supaya saat akan menempuh jalur pendidikan tidak dipersulit di sisi finansial.

Bersumber dari Blogwalking kemana mana... kebanyakan Emak - Emak mempercayakan keuangan pendidikan untuk anak pada asuransi UL ( UnitLink ) karena saya juga termasuk di dalamnya. Penawaran asuransi pendidikan yang dirangkap dengan asuransi kamar saat sakit, menarik kan ?? untuk emak2 seperti saya cukup menarik, meskipun sudah ada fasilitas kamar dari asuransi suami saya, bayangannya udah dapet double aja gethu. Tapi kalo menurut Mba Ligwina Hananto di QM Financial seharusnya asuransi pendidikan tidak dipercayakan pada UL, namun bisa dalam bantuk Investasi Emas Dinar Saham Danareksa tanah bangunan dsb. karena fee yang di bayarkan pada UL cukup besar sehingga bisa menekan user. Kurang lebihnya seperti itu.Itu baru mengenai Pendidikan pada anak, nanti dilanjut yaa untuk Financial Pendidikan pada anak di Bab tersendiri. :)

Kemudian bagaimana untuk investasi keuangan jangka panjang kita, seperti halnya Naik Haji, mempunyai Rumah, Mempunyai ini itu dsb. versi yang ini perlu duduk bersama ngopi-ngopi ngeteh ngeteh sehingga mendapatkan hasil yang terbaik untuk solusinya. Kami lebih mengutamakannya di sisi Usaha, selain bekerja alhamdulillah masih ada beberapa usaha dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak.

Selanjutnya akan dibahas lagi mungkin Finansial Planningnya, takut jadi Riya. Jauhkan Kami Ya ALLAH dari sifat2 tercela.

---Mrs. Rony---